Administrator

loading pict...

Notaris Jawa Timur

di Kabupaten Kediri

click and follow me

   

Tentangmu

IP

Vidio


Privacy

Posted by: Administrator

  1. Semua konten/postingan/gambar boleh di sharing/copy paste di web/blog/forum lainnya dengan mencantumkan postednya/author, dengan demikian anda akan terbebas dari yang namanya "plagiat"
  2. Gunakan search engine untuk mencari kontent tersedia

Thanks guys

 Google Search Engine

Loading


   

Polri Pastikan Panglima OPM Kelly Kwalik Telah Tewas


[ Sabtu, 19 Desember 2009 ]
JAKARTA - Polisi akhirnya memastikan 100 persen Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik telah tewas. Namun, kepastian itu tidak didasari hasil tes DNA karena keluarga menolak diambil sampel.

''Polri sulit melakukan tes DNA dan tidak ada pembanding. Tapi, sudah diambil sidik jari, ontologi, dan dari CD Kapolres di sana yang mengenali jenazah tersebut identik dengan Kelly,'' jelas Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri kemarin (18/12).
CD itu merupakan rekaman saat Kelly bertemu sejumlah pejabat keamanan di Papua di sebuah tempat yang dirahasiakan. Menurut Bambang, keluarga menolak melakukan tes DNA lantaran berbenturan dengan adat-istiadat.
Meski sulit melakukan uji DNA, Bambang yakin 100 persen jenazah tersebut adalah Kelly Kwalik. ''Karena itu, kami mendekati saksi-saksi dibantu gambar CD video yang ada, sehingga (data) menjadi kualitatif,'' katanya.
Kapolri mengucapkan selamat kepada tim yang berhasil melakukan operasi. Penangkapan Kelly sangat penting bagi stabilitas keamanan di Papua. Kelly yang menjadi buron selama lebih dari 10 tahun itu diduga mendalangi sejumlah kasus penembakan misterius di kawasan Papua. ''Keberadaan Kelly Kwalik di wilayah tengah, artinya (penangkapan) ini sangat penting,'' ujarnya.
Penyergapan bernama sandi Operasi Kencana Lestari tersebut berlangsung intensif sejak Oktober 2009. Penyergapan dilakukan tim khusus di bawah koordinasi Deputi Operasi Kapolri yang terdiri atas Brimob Polri, Detasemen Khusus 88 Antiteror, Badan Intelijen Keamanan Polri, dan jajaran Polda Papua. Tim itu dibentuk setelah penembakan misterius terjadi berturut-turut pada Juli-November 2009.

Terkait ancaman balas dendam dari pendukung Kelly, Bambang yakin itu tidak akan terjadi. ''Insya Allah masyarakat tidak melakukan balas dendam dan ada tindakan hukum yang diambil. Harus dipahami oleh semua pihak, kita melakukan operasi karena adanya kekerasan di sana,'' kata mantan Kabareskrim itu.
Kini, jenazah Kelly telah diterbangkan dengan pesawat Sushi Air ke Timika melalui Bandara Sentani, Jayapura. Saat jenazah dikembalikan kepada keluarga, kemarin tokoh-tokoh masyarakat mengadakan rapat di ruang pertemuan DPRD Kabupaten Mimika. Rapat tersebut membicarakan prosesi selanjutnya terhadap jasad itu.
Jenazah Kelly tiba di Bandara Timika sekitar pukul 14.00 WIT. Lantas, pukul 15.00, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) dikawal mobil patroli Satlantas Polres Mimika. Sejak pukul 15.30 kemarin, jenazah Kelly disemayamkan di RSMM dengan penjagaan Brimob.
Berdasar pantauan Radar Timika (Jawa Pos Group) kemarin di kantor DPRD, puluhan ibu tampak menangis sambil mempersiapkan tempat persemayaman Kelly. Sebelum jenazah tiba, ratusan warga yang berniat menjemput sempat menutup ruas jalan menuju Bandara Mozes Kilangin, tepatnya di Check Point 1 Mile 28, pertigaan menuju bandara dan Hotel Rimba Papua, Timika. Akibatnya, pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor atau mobil, terpaksa kembali.
Penutupan jalan tersebut juga mengakibatkan puluhan calon penumpang pesawat terpaksa berjalan kaki ratusan meter menuju Terminal Bandara Mozes Kilangin, Timika. Banyak yang terpaksa memikul barang bawaannya. Begitu pula sebaliknya, penumpang yang baru turun pesawat terpaksa berjalan ke luar terminal bandara.
Penutupan jalan itu dilakukan karena massa emosional setelah dilarang polisi menjemput jenazah di dalam bandara. Situasi sempat tegang saat ratusan warga memaksa masuk terminal bandara dengan menembus barikade personel Polres Mimika. Aksi massa sempat anarkis dengan merampas kamera wartawan.
Sekitar pukul 11.00 kemarin, massa berkonvoi berjalan kaki sembari membawa spanduk bertulisan kecaman terhadap polisi atas penembakan Kelly. Kapolres Mimika AKBP Mohammad Sagi bersama tokoh masyarakat Hans Magal secara persuasif berupaya memberi pemahaman terkait penjemputan jenazah.
Ratusan warga sempat menolak hingga akhirnya mereka kembali ke DPRD pukul 13.30. Sebagian berjalan kaki, sebagian menumpang empat truk.
Menurut Mohammad Sagi, semua tindakan kepolisian sudah sesuai ketentuan dan prosedur hukum. ''Kami siap bertanggung jawab. Kelly Kwalik tewas karena ditembak anggota polisi untuk melumpuhkan,'' tegasnya. (rdl/jpnn/iro), Copyright: - Jawapos

Label: , ,

recently Post:


HTML is loading comments...

Tuker Pasang Link

Jika kamu suka tentang content content Plat-AG, Nitip cantumin link ini ke Web/Blog kamu yah, saya juga akan cantumkan web/blog kamu di halaman ini, cara pasang link Cukup copas (copy - paste) code dibawah ini, atau klick tombol block code lalu Copy (Ctrl+C) dan pastekan (Ctrl+V) ke web/blog kamu. Terima kasih

Loading Image

Advertizer
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS! license s