Administrator

loading pict...

Notaris Jawa Timur

di Kabupaten Kediri

click and follow me

   

Tentangmu

IP

Vidio


Privacy

Posted by: Administrator

  1. Semua konten/postingan/gambar boleh di sharing/copy paste di web/blog/forum lainnya dengan mencantumkan postednya/author, dengan demikian anda akan terbebas dari yang namanya "plagiat"
  2. Gunakan search engine untuk mencari kontent tersedia

Thanks guys

 Google Search Engine

Loading


   

Badai Salju Lumpuhkan Aktivitas di Washington

[ Minggu, 07 Februari 2010 ]
WASHINGTON - Badai salju hebat disertai angin kencang kembali menerjang sejumlah wilayah AS. Washington DC dan kawasan sekitarnya hingga kemarin (6/2) belum pulih dari serangan badai salju setelah seluruh aktivitas di ibu kota negeri adidaya itu lumpuh total Jumat lalu (5/2). Sedikitnya, dua warga tewas akibat badai tersebut.

Selain Washington DC dan sekitarnya, badai salju yang dijuluki warga sebagai Snowpocalypse dan Snowmageddon (kiamat salju) itu menerjang kawasan Mid-Atlantik. Di antaranya, Delaware, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, Virginia, dan West Virginia. Selain menutup jalan raya, badai tersebut merobohkan banyak pohon dan memutuskan aliran listrik. Akibatnya, ribuan rumah gelap gulita.

Wilayah Washington diperkirakan paling terpukul badai tersebut. Perjalanan tidak disarankan karena bisa mengancam jiwa.

Badan Urusan Cuaca Nasional atau The National Weather Service (NWS) memperingatkan, kawasan metropolitan Washington dan Baltimore akan terus dilanda badai salju langka hingga Sabtu malam waktu setempat (Minggu pagi WIB). NWS meramalkan, curah salju yang melanda ibu kota bisa mencapai 30 inci (76 sentimeter).

Jika benar-benar terjadi, curah salju itu bakal mengalahkan rekor sebesar 28 inci (dinamai Great Knickerbocker Storm) yang melanda Washington DC pada 88 tahun lalu. Badai salju yang melanda ibu kota dan sekitarnya pada Januari 1922 merobohkan gedung Knickerbocker Theatre di Washington dan menewaskan sekitar 100 orang.

''Badai salju itu membawa peringatan kondisi cuaca luar biasa dingin. Hujan salju sangat lebat akan disertai angin kencang. Itu akan menyebabkan semua serbaputih,'' kata NWS dalam pernyataannya.

Warga sempat membanjiri supermarket dan toko di Washington untuk membeli persediaan makanan setelah keluar peringatan soal cuaca melalui televisi dan radio. Warga siap bertahan di rumah selama lima hari. Jumat siang, Washington yang biasanya ramai berubah menjadi kota mati alias kota hantu. Sekolah, kantor-kantor pemerintah, pengadilan, dan bahkan pangkalan militer ditutup atau diliburkan lebih awal.

Badai salju hebat tersebut terjadi kurang dari dua bulan setelah badai serupa dengan curah 16 inci melanda Washington DC pada 19 Desember lalu. Menurut NWS, hanya 13 kali Washington dilanda hujan salju dengan curah lebih dari satu kaki sejak 1870.

Di Virginia, badai salju membawa korban. Seorang ayah dan putranya dihantam trailer di jalan saat berhenti untuk menolong pengendara motor yang terjebak salju. Bandara di Washington ditutup sejak Jumat lalu. Beberapa negara bagian mengumumkan keadaan darurat.

Presiden Barack Obama, yang bertahun-tahun tinggal di Chicago yang bersalju, sempat mengolok dan menyindir penutupan sekolah di Washington tahun lalu akibat salju. Tetapi, presiden pertama AS yang berkulit hitam (keturunan Afrika) itu mengubah sikapnya setelah badai salju Jumat lalu. ''Sebagai warga Hawaii yang lama tinggal di Chicago, beliau menaruh perhatian serius atas ramalan curah salju dua kaki (di Washington),'' kata Sekretaris Pers Gedung Putih (juru bicara Obama) Robert Gibbs.

Sabtu dini hari kemarin, kata pakar meteorologi, curah salju yang melanda Washington mencapai satu kaki (30 sentimeter). Tapi, belum ada tanda-tanda badai salju mereda. Semua penerbangan di Bandara Nasional Reagan, Washington, kemarin dibatalkan. Sebagian besar pesawat diparkir dan dialihkan ke Bandara Internasional Dulles International maupun Baltimore-Washington International Airport.

Jumat malam lalu, layanan bus umum Washington dihentikan. Otoritas transportasi menyatakan bahwa jalan raya tidak dapat dilintasi akibat salju tebal. Stasiun kereta bawah tanah (metro) juga ditutup. Akibatnya, akses menuju ke pinggiran Washington tidak terlayani transportasi umum.

Gubernur di Negara Bagian Virginia, Maryland dan Delaware, mengumumkan keadaan darurat. Situasi itu menempatkan Garda Nasional siaga satu. ''Garda Nasional punya lebih dari 100 Humvees, truk lima ton, dan ambulans militer yang siap dikerahkan,'' kata Gubernur Maryland Martin O'Malley.

Maryland menyiapkan anggaran USD 60 juta (sekitar Rp 558 miliar) untuk mengatasi badai salju tersebut. Di antara jumlah itu, USD 50 juta (sekitar Rp 465 miliar) telah dibelanjakan.

Gubernur Delaware Jack Markell memerintah semua kendaraan menjauhi jalan sejak pukul 22.00 Jumat (Sabtu pagi WIB). ''Sampai ada pengumuman lebih lanjut, kondisi darurat itu hanya membolehkan kendaraan dan personel tertentu yang ada di jalan,'' kata Markell. (AFP/AP/Rtr/dwi)
Sumber: sini

recently Post:


HTML is loading comments...

Tuker Pasang Link

Jika kamu suka tentang content content Plat-AG, Nitip cantumin link ini ke Web/Blog kamu yah, saya juga akan cantumkan web/blog kamu di halaman ini, cara pasang link Cukup copas (copy - paste) code dibawah ini, atau klick tombol block code lalu Copy (Ctrl+C) dan pastekan (Ctrl+V) ke web/blog kamu. Terima kasih

Loading Image

Advertizer
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS! license s